Pengembangan Kurikulum SMK
Tugas 1 Pengembangan Kurikulum SMK
Nama : Geordani J.K Reppie
Nim : 18208034
1.
Salah satu Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) Pusat Kurikulum adalah
melaksanakan kajian kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan menengah
kejuruan. Untuk melaksanakan kajian tersebut Pusat Kurikulum telah
melakukan serangkaian kegiatan analisis dan kajian yang kemudian
disintesiskan menjadi naskah akademik
Pertanyaan :
1. Apa yang dikaji, mengapa dikaji, dan bagaimana hasil kajiannya.
jawabannya :
Apa
yang dikaji? Ada empat kajian yang dilakukan yaitu kajian SMA, kajian
SMK, kajian Kurikulum inovatif, dan kajian kurikulum yang bertaraf
Internasional. Kajian SMA meliputi 1) Penjurusan, 2) Keunggulan Lokal,
3) Penilain, 4) Kriteria Kenaikan Kelas, 5) Muatan Lokal, 6) beban
Belajar, 7) Materi Pembelajaran, 8) Ketuntasan Belajar dan Remedial, 9)
Pengembangan Diri, 10) Implementasi dan
Pemahaman
KTSP. Kajian SMK Didapatkan 12 isu hasil dalam kajian tentang kurikulum
SMK yang berkenanaan dengan Standar Pendidikan, Peningkatan dan
pemahaman KTSP bagi Guru, Sistem Penilaian, Struktur Kurikulum, Kenaikan
Kelas, Program SMK 4 tahun, Keberadaan Raport Dan KHS.
Kajian
kurikulum Inovatif untuk menghasilkan (1) rumusan naskah studi
dokumentasi kurikulum inovatif, (2) naskah kajian konsep kurikulum
inovatif, dan (3) pelaksanaan kurikulum inovatif. Hasil tersebut
meliputi inovasi berkenaan dengan aspek tujuan (kompetensi), materi
(bahan ajar), strategi
pembelajaran,
evaluasi, beban belajar, penjurusan, manajemen, sarana dan fasilitas,
sumber dan media pembelajaran.Kurikulum Sekolah Bertaraf Internasional;
Sumber Daya Manusia Sekolah Bertaraf Internasional; Manajemen Sekolah
Bertaraf Internasional; Sarana dan prasarana Sekolah Bertaraf
Internasional; Kemitraan Sekolah Bertaraf Internasional. Sedangkan
kajian dengan negara lain adalah negara Cina, India, Korea, Norwegia,
Australia, dan Inggris. Namun pada kajian ini baru dilakukan pada dua
tahap dari enam langkah yang direncanakan.
Mengapa
Dikaji? Perlu segera ditetapkan kajian untuk mempercepat atau
memberikan masukan keluarnya 8 komponen standar nasional pendidikan dan
terutama SI produktif sesuai SKKNI, serta studi tentang kualifikasi dan
kompetensi pimpinan sekolah agar siap dan membangun inovasi dan
kreatifitasnya dengan kebijakan ini. Perlu kajian lebih mendalam tentang
kompetensi inti subjek normatif dan adaptif yang lebih sederhana agar
mendukung kompetensi produktif Perlunya kajian efektifitas sosialisasi
/workshop KTSP agar mudah dipahami dan diimplementasikan guru melalui
kerja sama bermutu dengan berbagai pihak. Perlunya kajian efektifitas
untuk mengelola kelas besar ataupun melalui program ekstensifikasi
melalui penambahan sekolah Perlu kajian sisten penilaian yang lebih
sesuai untuk SMK melalui penerapan pendidikan berbasis kompetensi (bukan
kenaikan kelas) dan integrasi ranah kognitif, afektif dan psikomotor
dalam satu kesatuan kompetensi Perlu kajian kebijakan penerapan rapor
yangmemungkinkan rapor dikembangkan oleh sekolah sendiri sesuai
kebutuhan daerah Perlu kajian penerapan prakerin yang lebih efektif
melalui need asesmen dengan DUDI, mekanisme penjurusan yang lebih sesuai
dengan minat dan bakat siswa Perlu kajian mekanisme dan strategi
pengembangan kurikulum keahlian produktif yang selalu menyesuaikan
dengan perkembangan iptek dan kebutuhan DUDI, serta penerapan SMK 4
tahun yang lebih efisien, efektif dan sesuai kebutuhan DUDI.
Dan dari Kajian SMK Didapatkan 12 isu hasil dalam kajian tentang kurikulum SMK yaitu :
1. Standar Pendidikan,
2. Peningkatan dan pemahaman KTSP bagi Guru,
3. Sistem Penilaian,
4. Struktur Kurikulum,
5. Kenaikan Kelas,
6. Program SMK 4 tahun,
7. Keberadaan Raport Dan KHS.
8. Program Keahlian,
9. Pelaksanaan Prakerin,
10. Profesionalisme Tim Verifikasi
11. Uji Produktif. Jumlah Siswa per Rombongan Belajar,
12. dan Penjurusanbeserta beserta kekuatan, kelemahan dan rekomendasinya.
12
isu tersebut berkenanaan dengan Standar Pendidikan, Peningkatan dan
pemahaman KTSP bagi Guru, Sistem Penilaian, Struktur Kurikulum, Kenaikan
Kelas, Program SMK 4 tahun, Keberadaan Raport Dan KHS.
Bagaimana
Hasil Kajiannya? Dari Kajian SMK Didapatkan 12 isu hasil dalam kajian
tentang kurikulum SMK yang berkenanaan dengan Standar Pendidikan,
Peningkatan dan pemahaman KTSP bagi Guru, Sistem Penilaian, Struktur
Kurikulum, Kenaikan Kelas, Program SMK 4 tahun, Keberadaan Raport Dan
KHS. Program Keahlian, Pelaksanaan Prakerin, Profesionalisme Tim
Verifikasi Uji Produktif. Jumlah Siswa per Rombongan Belajar, dan
Penjurusanbeserta beserta kekuatan, kelemahan dan rekomendasinya.
Sedangkan kajian dengan negara lain adalah negara Cina, India, Korea,
Norwegia, Australia, dan Inggris meliputi konsep tujuan pendidikan,
kebijakan Sistem Pendidian, Karakteristik, Philosofi kurikulum,
Pendekatan sistem Pembelajaran, Sistem Penjenjangan pendidian, Struktur
mata pelajaran, Beban belajar, Jumlah Mata pelajaran, Sistem Assessmen,
Penjaminan mutu, dan SDM.